Dodol Tepanjang yang Pernah dibuat di Kota Kandangan
![]() |
| Bentuk dari Dodol yang akan dibagikan keypad pengunjung |
Dodol Kandangan, Salah satu Kuliner Khas Kota Kandangan
Dodol Kandangan merupakan salah satu maskot kuliner khas daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.
Dodol dibuat oleh masyarakat dari berbagai sudut kabupaten ini. Dodol ini agak berbeda dengan dodol-dodol yang dihasilkan kota-kota lain di Tanah Air. Dodol Kandangan lebih mengemukakan kemasan dengan potongan besar dan rasanya pun lebih gurih dengan kelegitan yang seimbang.
![]() |
| Varian rasa dari Dodol Kandangan |
Mayoritas masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan pandai untuk mengolah dodol. Pada awalnya dodol memang disajikan menjadi jajanan untuk keluarga dan tamu di rumah pada hari-hari istimewa seperti lebaran. Dodol dibuat secukupnya saja. Sekarang dodol tidak lagi disajikan untuk keluarga terdekat, melainkan dijadikan sebagai usaha bisnis rumahan masyarakat HSS
Bagi anda yang berkunjung ke Kandangan, belum afdal rasanya kalau tidak menyertakan dodol sebagai oleh-oleh.
Pemasaran produk hingga ke negara tetangga, juga ke timur tengah seperti Saudi Arabia.
Bagi siapa saja yang melakukan perjalanan melewati kawasan Hulu Sungai Selatan ini, maka akan disuguhi pemandangan banyaknya konter-konter atau warung-warung mempromosikan kuliner dodol. Merk dari dodol ini beragam, namun rata-rata menggunakan nama si pembuat yang biasanya juga pemilik usaha dodol tersebut.
![]() |
| Pengunjung membeli oleh-oleh dari salah satu pengusaha dodol |
Dodol Terpanjang yang Pernah dibuat
Dalam rangka memperingati Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang ke-1.257 dan mengangkat makanan khas Kandangan yaitu Dodol, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan didukung oleh Banjarmasin Post Group dan Bank BPD Kalimantan Selatan berhasil membuat Dodol Kandangan terpanjang, ukuran 1.342 meter. Bahan yang digunakan Ketan super 468 Kg; Gula Merah 900 Kg; Kelapa 2700 biji dan bambu 600 batang. Kegiatan berlangsung di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan pada 04 Desember 2007
Kepopuleran dodol Kandangan kemudian dibukukan dalam sepotong sejarah dari bagian prestasi masyarakat Banua ini.
Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Lambung Mangkurat yang terletak di pusat kota Kandangan yang menjadi saksi momentum bersejarah itu. Dodol yang dibuat setebal sekitar dua centimeter dengan lebar sekitar sepuluh centimeter itu kalau diluruskan akan menjadi rangkaian panjang lebih satu kilometer.
Dodol sepanjang lebih satu kilometer itu kemudian diletakkan di atas tompangan bambu dengan tinggi sekitar satu meteran. Topangan bambu tersebut dihubungkan satu sama lain. Sehingga menyerupai pagar perkarangan.
Masyarakat berbondong-bondong berkumpul di areal sekitar lokasi acara. Saat tengah hari, seusai dilakukan pengukuran oleh tim dari Museum Rekor Indonesia (Muri), dodol kebanggaan warga Hulu Sungai Selatan pun akhirnya tercatat sebagai dodol terpanjang yang pernah ada di Indonesia kala itu



Komentar
Posting Komentar